dontblameyourears Jaben Network Overkill Parts Analog Head Headfonia Store Bass Audio Soundwave

Author Topic: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02  (Read 3250 times)

Offline d3885u

  • Senior Contributor
  • *****
  • Posts: 1984
  • Tube-Head - Battery Minded - Stacking Fetishism
[REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« on: October 21, 2010, 01:54:32 PM »
Permisi...pemula disini ingin sekedar sharing tentang new experience with my new IEM from Fischer Audio... :)

Setelah bingung cari2 IEM yg cocok buat telinga ane, akhirnya kesampaian juga...walau awalnya jujur saya sempat ragu2 dan kuatir dengan IEM yg satu ini sebab cukup banyak yg mengatakan bahwa IEM ini terkesan "Overly-Bright" dan "Lack of Bass" saya jadi agak deg2an juga, sebab saya sebenarnya mencari IEM yg kesannya "Balance".

Sebelumnya ane menggunakan Hippo Pearl sebagai teman setia ane bermusik ria dalam perjalanan baik jauh maupun dekat. Tapi lama kelamaan jadi penasaran untuk mencoba cari IEM yg "One Step Higher" than my older IEM tsb, tapi tanpa kehilangan karakteristik "Balance" yg diusung oleh Hippo Pearl tsb.

Ok dah, kita mulai saja yah review perdana ane didunia Audiophile IEM ini... :P

Let's we skip about Build Quality, Packaging, Accessoris Reviewnya, sebab uda cukup banyak kan yg meriew tentang hal2 tsb.

Langsung to the point aja dah... >:D

IEM yg digunakan untuk test : Fischer Audio DBA-02 & Hippo Pearl (Maklum cuma 2 ini IEM ane... :-[)
Source yg digunakan : Samsung Galaxy S (Galaxy Player versi Smartphone) & IPOD 1st Gen (Punya bini... :D)
File Music yg ditest : MP3 128-192kbps & FLAC lossless (Jenis music varieted but generally alternative rock)

1. BASS :

Bass yg dimiliki oleh DBA-02 memiliki MEDIUM QUANTITY with GOOD QUALITY.
Bass yg dihasilkan memiliki karakter TIGHT & GOOD IMPACT. Yang saya suka dari Bass DBA-02 adalah ACCURACY yg dimilikinya, DBA-02 mampu mempresentasikan Bass dengan sangat baik dengan SPEED yg dimilikinya. Sedangkan untuk EXTENSION yg dimiliki, DBA-02 dapat dibilang lumayan pendek, jadi efek yg ditimbulkan adalah bass yg dihasilkan terkesan "Unfinished", tetapi justru hal ini yg membuat saya makin jatuh cinta dgn IEM ini, karena efek Bass yg dimiliki jadi tidak terkesan "mbeleber" kalo bahasa jawanya. Karakter Bass menjadi terkesan NATURAL. Tapi bagi anda seorang BASSHEAD sejati mungkin bisa dicoba terlebih dahulu IEM yg satu ini, sebab meski secara kuantitas bass nya tergolong "Sedang" tetapi masih dapat dikategorikan ABOVE AVERAGE kok. Tetapi jika anda adalah tipe pendengar jenis lagu dengan komposisi bass yg sangat dominan dan memiliki efek bass yg "Panjang" saya kira IEM ini tidak akan cocok ditelinga anda. Jangan harap anda dapat merasakan "Eargasm" di sektor bass nya, karena bass nya terkesan cukup singkat/pendek efek yg ditimbulkan.
IEM ini cocok sekali dengan karakter lagu yg memiliki tempo bass yang cepat. Untuk test lagu saya menggunakan lagu "Take a Look Around" by Limp Bizkit, IEM ini setidaknya cukup mampu mengatasi kecepatan dentuman bass dan gebukan drum dari lagu ini secara akurat dan tidak ada kesan "Njembret".

2. MID :

Mid yg dimiliki oleh DBA-02 ini menurut telinga saya sih EXCELLENT.
Mid yg dimiliki memiliki GOOD TEXTURE dengan karakter BALANCED karena tidak terlalu "Forward" ataupun "Recessed". Tidak ada yg perlu dikomentari banyak mengenai sektor MID dari DBA-02, coz everything just FINE to my ears.
Sebagai bahan testing ane memilih lagu "Kings & Queens" by 30 Seconds to Mars & "Smooth Criminal" by Alien Ant Farm, dimana lagu ini terasa agak "Semrawut" ditelinga saya wkt dengerin pake Hippo Pearl disebabkan cukup agresifnya distorsi gitar yang ada. Tetapi DBA-02 berhasil PASSED test tersebut berkat separation/layering capability nya yang terbilang bagus. Hal tersebut mungkin disebabkan karena penggunaan "Dual/Double Balanced Armature" design dimana driver jenis ini dapat lebih baik melakukan Sorting & Dividing frekuensi range pada lagu menggunakan passive cross-over network (source : wikipedia) sehingga menghindari terjadinya tercampurnya antar frekuensi range dan lonjakan range frekuensi pada sektor mid yang bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya harsh/sibilance pada lagu.

3. TREBLE :

Lah ini dia...bagian dimana menjadikan DBA-02 became "Famous". Jujur saja awalnya saya kira mungkin ada sedikit kesan "hype" pada saat para reviewer baik dalam ataupun luar negeri menyatakan tentang deskripsi mereka terhadap Treble yg dimiliki oleh DBA-02 ini, dimana ada yg comment bahwa CLARITY, DETAIL, dan TRANSPARENCY yg dimiliki oleh IEM ini sangat istimewa sehingga kita bisa mendengarkan semua detail2 pd musik yg sebelumnya tidak kedengaran di IEM lain.
Tapi pada saat saya coba sendiri dengan menggunakan lagu "If I Ain't Got You" yang dibawakan oleh Maroon 5 (Live Version/FLAC Format) ini, saya nyaris tidak mempercayai telinga saya sendiri, sampai2 saya berulang kali cabut-pasang IEM ini untuk A/Bing dengan Hippo Pearl saya. Tapi memang itulah realitanya, semua detail2 kecil yg tidak nampak di Hippo Pearl ane ternyata terpapar semua dengan jelas pada DBA-02.

4. Sibilance/Harsh Capability :

Tekstur yg dimiliki IEM ini sangat SMOOTH ditelinga saya. Bagi yang menyatakan bahwa IEM tsb memiliki "Talent" for being "Harsh/Sibilance", menurut ane IT DOESN'T AT ALL!!!
Semua tergantung dengan kualitas file musik dan source anda. Setelah ane selidiki memang IEM ini agak sedikit "Picky" alias pemilih masalah kualitas lagu, waktu dicoba dengan file musik mp3 biasa memang terkadang sibilance/harsh bisa sedikit terdengar apalagi lagu dengan kualitas recording yg buruk. Tetapi semua itu masih dalam batas kewajaran dan masih manusiawi sehingga at least masih "Hearable".

5. Soundstage :

Ini dia bagian dimana menjadi salah satu faktor utama ane menentukan pilihan IEM. Awalnya saya juga sempat "ketar-ketir" mengenai aspek Staging yg dimiliki oleh DBA-02 ini karena driver yg digunakan based on "Armature" design, dimana driver jenis ini memiliki karakter yg bisa dibilang agak "sempit" masalah soundstaging nya jika dibandingkan dengan driver jenis Dynamic.
Bermodal nekat tanpa audisi ma sekali akhirnya saya memberanikan diri untuk meminang IEM yg satu ini, tetapi sekali lagi (setelah kekhawatiran masalah "Bass-lacking") IEM yg satu ini mampu membuat saya tersenyum lega saat mendengarkan lagu memalui IEM ini. Soundstage yang dimiliki memang tidak terlalu besar tapi masih ABOVE AVERAGE dan masih sesuai dengan ekspektasi yg saya harapkan. Jika dibandingkan dengan Hippo Pearl (Dynamic driver), Soundstage DBA-02 bisa dibilang mirip atau malah lebih besar sedikit karena "Layering" yg dimiliki oleh IEM ini sangat baik jika dibandingkan dengan Hippo Pearl.
Jika di Hippo Pearl kesan "Wide" yang diberikan secara "Widht", maka jika pada DBA-02 anda akan mendapatkan kelegaan dalam aspek "Widht" beserta dengan "Depth" nya, sehingga lebih dapet kesan 3-D nya meski memang pada kenyataan tidak seluas efek 3-D pada Headphone Full-Size. But at least, ga malu-maluin lah Soundstaging nya untuk ukuran IEM.

6. Separation :

Sekali lagi Thanks to "Double-Balanced Armature" design dari Fischer Audio, seperti yang dikatakan diatas 'Layering filter" yang dihadirkan sangat baik sekali, bayangkan anda sedang duduk in the middle of pub yg sedang ada live accoustic performance, bagi environment dan ambience surround sekitar anda menjadi 4 bagian layer. Dengan Hippo Pearl anda mampu mendengar segala detail dengan jelas segala layer hingga ke layer ke-3, namun "Blurry" pada layer ke-4. Tetapi case pada DBA-02 adalah anda dapat mendengarkan semua layer dengan CLEAR & LOUD tanpa ada kesan "Blurry" dan saling menumpuk, karena separasi yg dihasilkan oleh DBA-02 juga sangat baik sekali.
Pada saat testing music dengan lagu "Teenagers" by My Chemical Romance, menggunakan Hippo Pearl separasi antara instrumen per alat music dan vokal terdengar terkesan agak bercampur aduk terutama pada saat distorsi gitar listrik mulai mendominasi lagu tsb diatas. Tetapi saat saya mencoba dengan DBA-02, syukurlah kendala yang saya hadapi dengan Hippo Pearl dapat teratasi dengan baik. Separasi Vokal dan Distorsi Gitar Elektrik yg cukup agresif pada lagu dari My Chemical Romance ini bisa dihandle dengan baik oleh DBA-02.

7. Comfort :

Disektor ini lah saya merasa agak kesulitan fitting pada saat awal ingin testing menggunakan IEM tsb, Ukuran yang agak besar pada bagian body nya membuat saya agak kesulitan untuk mencari posisi yg nyaman ditelinga. Apalagi lubang telinga saya yg tergolong kecil juga menjadi salah satu kendala pada saat ingin memakai IEM ini, untungnya setidaknya dengan menggunakan eartips ukuran terkecil IEM tsb bisa saya gunakan.
Jujur hingga sekarang saya merasa telinga saya agak sakit disekitaran lubang telinga karena ukuran dan bentuk body IEM ini tidak begitu "sinergi" dengan telinga saya. Lain halnya dengan Hippo Pearl yg dari awal hingga sekarang paling nyaman ditelinga saya karena ukurannya yg kecil pas sekali ditelinga saya.
Sedangkan untuk comfortability masalah "Microphonic" saya tidak menemui kendala sama sekali dengan DBA-02, everything just perfect and there's abseloutly zero annoying sound from the cable itself.

8. Conclusion :

SUPERBLY RECOMMENDED for those who search for an Ultimate Universal IEM yg memiliki karakter Balance Sounding dan "All-Rounder" music player.
Jika sebagian orang menyatakan bahwa IEM ini sebagai IEM analitikal tapi menurut telinga saya tidak terlalu. Hal ini dikarenakan IEM ini masih memiliki faktor "Fun" dan jauh dari kesan "Boring" dimana identik dengan IEM berkarakter "Analitical".
Terlebih lagi dengan price range under 200 US$ menjadikan IEM semakin layak untuk dikoleksi sebab dengan harga sedemikian you can get a "Dual/Double Balanced Armature" IEM. Sebuah faktor Price/Performance yang sulit disaingi oleh produsen IEM yg lain.

Pros :
+ Great Balanced Sound for "All-Rounder" music listeners
+ Tight & Accurate Bass impact
+ Excellent Mid & Sparkling Treble (Bright) without being Sibilant/Harsh
+ Airy Soundstage with a decent widht & depth aspect make it feel more "Spacious"
+ Superb in Separation & Layering aspect
+ Perfect in Detail & Transparency
+ Good Price/Performance for a "Dual/Double Balanced Armature" IEM

Cons :
- Bass extension could be a little bit more "longer" to make this IEM more perfect in every aspect of SQ
- Sometimes could become "Overly-Bright" sounding when using not good audio/bad recording music sources
- Need a good source music file to explore the overall capability performance make it not quite simple/easy to use
- Comfortability/Ease of Insertion for those who have small ears like me
- Below average Build Quality (3,5mm Jack is too thin make it seem not "strong" enough)
- Somewhat "Plasticky" body make some cheap impression

Sekian hasil share/review pengalaman saya dengan IEM Master Series dari Fischer Audio ini. Mohon harap dimaklumi jika ada salah kata karena saya juga masih awal memulai untuk belajar review IEM didunia Audio.
Mohon bimbingannya yah... ;)

Special Thanks to :
* Bro Dryz (Buat Racun rasa "Madu" nya  :kiss:)
* Bro Naoan (Buat sarannya pindah ke forum ber "Racun" ini  >:D)
* Bro Noir7 (Buat info & bimbingannya sebagai pemilik DBA-02 yg lebih dulu  ;))
* Bro ManiaxSound, TheMiddleSky, Zeguy, hebra, valiant, Mampus, larrabee, akwin (Buat masukan selama ini :P)
« Last Edit: January 31, 2011, 07:49:26 PM by d3885u »


On the Go : iPhone 4s 64Gb --> Fostex HP-P1 --> Fostex HP-V1 --> Ocharaku Kuro

Bedside Rig : iPhone 4s 64Gb --> Onkyo ND-S1 (Sanyo Eneloop powered) --> Elektor Audio DAC 2000 (SLA battery powered) --> Alo PanAm (Passport powered) --> MrSpeakers Alpha Dog

Offline Questa

  • Audiophilia
  • *
  • Posts: 2934
  • Ignorance never a bliss
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #1 on: October 21, 2010, 02:03:55 PM »
Kalo baca ini jadi mikir ini iem perfect :))

Offline Marcell

  • Contributor
  • ****
  • Posts: 515
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #2 on: October 21, 2010, 02:08:46 PM »
kalo gw bilang sih emang nyaris perfect buat harganya :))
Appreciation of audio is a completely subjective human experience. Measurements can provide a measure of insight, but are no substitute for human judgment. Why are we looking to reduce a subjective experience to objective criteria anyway? The subtleties of music and audio reproduction are for those who appreciate it. Differentiation by numbers is for those who do not." Nelson Pass

Offline dwilicious

  • Advanced Member
  • **
  • Posts: 217
  • Gender: Male
  • perlu imunisasi anti racun
    • dwilicious journal
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #3 on: October 21, 2010, 02:34:03 PM »
nice review, perbandingannya dg iem di bawah kelasnya DBA-02, bisa jd patokan untuk yg mau "naik kelas"
kalau dibilang newbie sepertinya nggak juga :D
Dacport-HD650-Hippo X-AKG K518 LE-UE TF10 Vi
pengin ngicip elektrostat :P

Offline Noir7

  • Senior Contributor
  • *****
  • Posts: 1400
  • Gender: Male
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #4 on: October 21, 2010, 02:38:50 PM »
dah datang barangnya yah.
btw great review, ini bukan review newbie lagi mah :))
gw aja ngak bisa buat review macam ini.

Offline akwin

  • Advanced Member
  • **
  • Posts: 137
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #5 on: October 21, 2010, 02:40:02 PM »
wuahhh.. selamat broo atas maenan barunya hehehehe.....

Offline naoan

  • Senior Contributor
  • *****
  • Posts: 1993
  • Enyak
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #6 on: October 21, 2010, 02:43:31 PM »
manteb banget bro :D ga percaya ah kalo masih nubie :P

Offline tetsu85

  • Senior Contributor
  • *****
  • Posts: 1310
  • Gender: Male
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #7 on: October 21, 2010, 03:05:18 PM »
naiss ripiuuu....

kalo liat reviewnya kayaknya sih cocok sama karakter yg gw suka..

Offline Questa

  • Audiophilia
  • *
  • Posts: 2934
  • Ignorance never a bliss
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #8 on: October 21, 2010, 03:05:39 PM »
cons:
ugly looking cable blah...

Offline tetsu85

  • Senior Contributor
  • *****
  • Posts: 1310
  • Gender: Male
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #9 on: October 21, 2010, 03:08:52 PM »
@questa
kalo buat lo cocok ga karakter SQnya?

Offline valiant

  • Advanced Member
  • **
  • Posts: 150
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #10 on: October 21, 2010, 03:31:18 PM »
review yang keren :D

build quality-nya kalo menurut bro d3885u bagaimana?

kalo menurut saya pribadi, maaf, terlalu plastik.......errr....maaf bgt, plastik-nya kasaran, lebih tepatnya :D

Offline Questa

  • Audiophilia
  • *
  • Posts: 2934
  • Ignorance never a bliss
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #11 on: October 21, 2010, 03:34:52 PM »
cocok2 si cocok.. tapi kayak ada peak nya di tempat tertentu.... akhirnya gw cendurung dengerin di volume lebih rendah dari biasanya

Offline d3885u

  • Senior Contributor
  • *****
  • Posts: 1984
  • Tube-Head - Battery Minded - Stacking Fetishism
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #12 on: October 21, 2010, 03:43:45 PM »
@valiant...
Build Quality emang kalo menurut gua sih emang agak kurang yah...klo main concerned saya sih dibagian jack nya itu loh...ga terkesan "kokoh" jd agak taku gimana gitu klo lagi mau ngantongin...takut klo patah jacknya...wakakakakka...
Klo ane pribadi sih soalnya lebih prefer ma "L" shape design buat jack 3,5mm nya...
masalah bahan body "plastik" nya thanks dah diingetin tadi kelupaan masukin soalnya keburu ada meeting...hihihihi...uda ane update noh diatas...

Kalo masalah cabling nya sih ane jujur ga ada masalah soalnya mayan nyaman dipake kok, dan ga nimbulin efek "microphonic" spt yg ane alamin di Hippo Pearl ane, jadi lebih bebas bergerak gitu... :D :D :D
« Last Edit: October 21, 2010, 03:45:53 PM by d3885u »
On the Go : iPhone 4s 64Gb --> Fostex HP-P1 --> Fostex HP-V1 --> Ocharaku Kuro

Bedside Rig : iPhone 4s 64Gb --> Onkyo ND-S1 (Sanyo Eneloop powered) --> Elektor Audio DAC 2000 (SLA battery powered) --> Alo PanAm (Passport powered) --> MrSpeakers Alpha Dog

Offline d3885u

  • Senior Contributor
  • *****
  • Posts: 1984
  • Tube-Head - Battery Minded - Stacking Fetishism
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #13 on: October 21, 2010, 03:50:16 PM »
cocok2 si cocok.. tapi kayak ada peak nya di tempat tertentu.... akhirnya gw cendurung dengerin di volume lebih rendah dari biasanya

Memang sih bro...klo ane rasa emang terkadang di source file/format musik tertentu DBA-02 bisa terkadang bisa sedikit "overly-bright" tapi ga berlebihan kok bro...
Tapi overall kalau ane bandingin emang dengerin musik pake Pearl ma DBA-02 ane harus adjust di volumenya (Pearl = 14, DBA-02 = 12)
« Last Edit: October 21, 2010, 03:51:25 PM by d3885u »
On the Go : iPhone 4s 64Gb --> Fostex HP-P1 --> Fostex HP-V1 --> Ocharaku Kuro

Bedside Rig : iPhone 4s 64Gb --> Onkyo ND-S1 (Sanyo Eneloop powered) --> Elektor Audio DAC 2000 (SLA battery powered) --> Alo PanAm (Passport powered) --> MrSpeakers Alpha Dog

Offline hebra

  • Audiophilia
  • *
  • Posts: 4090
  • Gender: Male
  • Pemakan Indomie
Re: [REVIEW] Fischer Audio DBA-02
« Reply #14 on: October 21, 2010, 04:00:40 PM »
Bikin Review Tanpa Foto DBA-02 ibarat Makan Pecel Lele ga ada Sambel nya :D
« Last Edit: October 21, 2010, 04:03:54 PM by hebra »
Hebra Definition Shop:


CUSTOM CABLE For IEM HD AC + UETF10, UM3x, SM3v2, Shure, IE8 Pin, IM series, FitEar

Recable Headphone Portable & Fullsize Detachable & Non Detacable

Audio Interconnects Analogue -Digital