Audiophile Indonesia

dontblameyourears Jaben Network Overkill Parts Analog Head Headfonia Store Bass Audio

Author Topic: [ASK] Bi-amping / tri-amping setup?  (Read 1644 times)

Offline dave.turnip

  • Newbie
  • Posts: 1
  • Gender: Male
[ASK] Bi-amping / tri-amping setup?
« on: Aug 17, 2015, 09:40:41 »
Jika para master berkenan memberikan petunjuk pada newbie seperti saya ini yang sudah lumayan buntu learning by googling.
Saya sedang mencoba setup bi-amping/tri-amping dengan formasi 7.1 di kamar tidur, saya coba tambahkan active crossover dengan setting stereo 3-way dimana masing-masing high-mid-low masuk ke amplifier. Saya sudah coba berbagai kombinasi cut-off di crossover-nya namun yg saya dengar/rasakan koq hasilnya tetap lebih bagus kalau tanpa active crossover, alias langsung dari dac ke masing-masing ampli, padahal asumsi saya setup seperti ini sebenarnya stereo x3, atau memang kuping saya saja yg agak katro :)

Dari yang saya baca-baca, home-theatre receiver 7.1 hanya pada front speaker-nya saja keluarannya full range, mohon bantuan dari para master jika ada petunjuk setting frequency/crossover yang tepat untuk tri-amping untuk setup 5.1 atau 7.1, and setting frequency range yg tepat untuk surround & back speaker? atau memang lebih baik tidak usah pakai active crossover?
Terkait alokasi amplifier ke masing-masing high-mid-low, apa memang amplifier (brand/type) tertentu memiliki spesialisasi-nya masing-masing? misalnya ampli merek X memiliki kehandalan untuk mid dan merek Y untuk low? Sejauh ini saya coba googling belum menemukan ada amplifier yg dikhususkan untuk subwoofer atau high/treble misalnya.

Next, set yang saya miliki hasil hunting ampli & speaker bekas, jadi merek ampli & speaker"-nya nya semua beda-beda, saya sudah ujicoba pakaikan marantz 6004 (tanpa ampli yg lain), and hasilnya menurut saya lebih ok tri-amping walaupun hanya dengan setup stereo x3 tadi. Apa memang ini hanya karena faktor power yang dihasilkan skema tri-amping atau kira-kira apakah ada faktor lain?

Last, ini mungkin lebih karena rasa penasaran aja, tapi siapa tahu dari para master ada yang paham dan dapat memberikan penjelasan, ampli-ampli bekas yang saya pergunakan merupakan keluaran tahun 78-80an, apa memang normalnya amplifier bisa bertahan segitu lama? and apa tips-nya merawat ampli biar bisa awet begitu? Hasil pendengaran saya juga ampli-ampli sepuh ini lebih ok hasil suaranya ketika saya coba adu dengan si marantz receiver tadi dalam formasi 2 speaker.

Terima kasih sebelumnya...
kuping-kuping bekas
less is definitely more...

Offline adelphi

  • Newbie
  • Posts: 25
Re: [ASK] Bi-amping / tri-amping setup?
« Reply #1 on: Aug 31, 2015, 12:21:21 »
active crossover buat home audio sempat populer di era tahun 90 an. tetapi high end audio / hifi sekarang back to basic lagi.
Menurut saya penggunaan active crossover menambah panjang rantai elektronik dan akan degrade kualitas signal.
Kalau amplinya pakai merek beda beda akan lebih complicated karena akan susah coherent suaranya  kalau tweeter mid dan woofer di drive ampli dgn karakter
yg berbeda. Kalau mau optimalkan active crossover , coba compare dgn single amp tetapi dengan uji coba yg terukur. Misal  dengan SPL yg sama saat melakukan uji banding. Bisa menggunakan aplikasi di blackberryor android utk mengukur SPL secara serderhana. Kalau SPL sudah sama akan memudahkan kita membandingkan 2 setup yg beda secara lebih obyektif.

Offline sigemess

  • Newbie
  • Posts: 3
  • Gender: Female
Re: [ASK] Bi-amping / tri-amping setup?
« Reply #2 on: Feb 15, 2018, 14:24:59 »
sepertinya sangat di rekomendasikan sekali sarannya